Selasa, 14 Mei 2013

TUGAS SOFTSKILL - KEWIRAUSAHAAN




 MAKALAH KEWIRAUSAHAAN

Nama                   : Rica Purnama Sari
Kelas                    : 2SA02
NPM                    : 18611369




BAB I
PENDAHULUAN

I.         Latar Belakang 
Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Sesuatu yang baru dan berbeda adalah nilai tambah barang dan jasa yang menjadi sumber keunggulan untuk dijadikan peluang.
Sejarah kewirausahaan menunjukkan bahwa Wirausahawan mempunyai karakteristik umum serta berasal dari kelas yang sama. Para pemula revolusi industri Inggris berasal dari kelas menengah dan menengah bawah. Dalam sejarah Amerika pada akhir abad ke sembilan belas, Heillbroner mengemukakan bahwa rata-rata.
Wirausahawan adalah anak dari orang tua yang mempunyai kondisi keuangan yang memadai, tidak miskin dan tidak kaya. Schumpeter menulis bahwa Wirausahawan tidak membentuk suatu kelas sosial tetapi berada dari semua kelas. Dalam kewirausahaan, kekayaan menjadi relatif sifatnya. Ia hanya merupakan produk bawaan (by-product) dari sebuah usaha yang berorientasi dari sebuah prestasi. Prestasi kerja manusia yang ingin mengaktualisasikan diri dalam suatu kehidupan mandiri. Ada pengusaha yang sudah amat sukses dan kaya, tapi tidak pernah menampilkan diri sebagai orang yang hidup mewah, dan ada juga orang yang sebenarnya belum bisa dikatakan kaya, namun berpenampilan begitu glamor dengan pakaian dan perhiasan yang amat mencolok. Maka soal kekayaan itu tergantung pada masing-masing individu. Keadaan kaya miskin, sukses gagal, naik dan jatuh merupakan keadaan yang bisa terjadi kapan saja dalam kehidupan seorang pengusaha, tidak peduli betapapun piawainya ia. Ilmu kewirausahaan hanya menggariskan bahwa seorang Wirausahawan yang baik adalah sosok pengusaha yang tidak sombong pada saat jaya, dan tidak berputus asa saat jatuh.

II.       Pengertian
Wirausahawan  adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.



BAB II
PEMBAHASAN 

I.  Cara awal untuk memulai kewirausahaan
1. Awali Dengan Impian dan Imajinasi
Segala sesuatu keberhasilan itu bermula dari impian dan keyakinan dengan didorong oleh kerja keras untuk mewujudkannya. Jika anda mempunyai impian untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses dan punya niat untuk mewujudkannya, maka segeralah bangun dari mimpi anda. Bekerja keraslah untuk segera merubah mimpi anda itu menjadi kenyataan. Hanya seorang pemimpi yang mampu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, jasa ataupun ide yang bisa sukses. Mereka tidak mengenal kata tidak bisa atau tidak mampu.

2. Semangat dan Kegigihan
Antusiasme, semangat dan kegigihan adalah sebuah modal utama di dalam memulai sebuah perjuangan baru untuk mencapai keberhasilan. Bila anda ltidak bersemangat dan bermalasan, yakinlah tidak lama lagi anda akan segera mengalami kegagalan total.

3. Mempunyai Pengetahuan Dasar-dasar Bisnis
Tanpa adanya pengetahuan dasar-dasar bisnis hanya akan membuat usaha anda seperti sebuah kelinci percobaan. Kemungkinan besar hanya akan banyak mengalami kegagalan. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan. Yang terbaik adalah belajar sambil bekerja. Bekerja dengan orang lain dulu sebelum anda menjadi pebisnis sangat membantu anda menyerap ilmu dan pengalaman dan siap sukses.

4. Jangan Berpikir Besar, Tapi Pikirkan Anda Menjadi Lebih Besar
Seorang pengusaha harus memiliki visi, yang akan menjadi kekuatan pendorong dari segala hal yang akan dijalaninya.
Jalankan semua visi yang telah Anda pikirkan, dan jangan berpikir menjadi penakut. Karena seorang penakut tidak akan membangun bisnis Anda lebih maju.
6. Sadarilah, Hal yang 'Cukup Baik' Itu Sempurna
Pengusaha mempunyai pandangan bahwa hal sempurna adalah cara yang bagus dalam menjalankan proses.
Membawa sebuah produk ke pasar akan berhasil, jika mereka tidak mau menunggu untuk mendapatkannya. Dapatkan ide yang cukup baik untuk memulai bisnis Anda, karena hal yang cukup baik akan membawa ke arah yang lebih sempurna.
7. Biasakan Mendengar Kata Tidak
Anda akan menghadapi kata penolakan dan ejekan banyak orang. Anda harus kerja keras menjalani semua usaha itu. Hal itu membuat Anda lebih baik dalam mengembangkan sisi kewirausahaan.
Jadi, Anda harus percaya dengan kemampuan sendiri. Menjadi seorang pengusaha akan banyak mendengar kata tidak. Semua kata tidak harus dijauhkan dari pikiran Anda.
Jangan takut akan kemunduran, selalu ingat bahwa sukses itu pasti sebelumnya telah mencicipi proses kegagalan.
8. Nilai Kesederhanaan adalah Kunci Paling Utama
Sebagai pengusaha pasti akan semakin dekat dengan berbagai impian. Setiap pengusaha yang sukses, pasti mempunyai kisah yang hebat.
Perihal kesuksesan tidak perlu terlalu sering diperdengarkan. Namun Anda harus bisa memberikan nilai kesederhanaan.

9. Berani Mengambil Resiko
Setiap sesuatu yang kita usahakan tentu akan ada resikonya. Semakin besar hasil yang ingin dicapai, tentu kemungkinan resiko yang akan dialami apabila mengalami kegagalan juga besar. Orang yang berani mengambil resiko adalah calon orang yang sukses. Jangan takut akan kegagalan, tapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.

10. Kerja Keras 
Hanya dengan bekerja keraslah sebuah usaha akan mengalami kemajuan dan kesuksesan. Bohong apabila ada yang mengatakan dia meraih keberhasilan yang gemilang hanya dengan duduk beberapa saat di tempat kerja seperti yang sering dikatakan pengiklan di internet.
Sebenarnya awal mula mereka merintis usahanya itu adalah dengan kerja keras tanpa mengenal putus asa dan banyak berkorban waktu dan tenaga.

11. Mau Belajar Dari Pengalaman Orang Lain
Pepatah mengatakan: “Pengalaman adalah guru yang terbaik.” Seorang calon pengusaha yang sukses mau mengambil pengalaman dari orang lain dan dari dirinya sendiri. Apapun pengalaman seseorang itu baik kesuksesan atau kegagalan harus dijadikan suatu pelajaran yang berharga sebagai panduan dia dalam memulai usaha atau mengembangkan usahanya.
12. Bersedia Menerima kritikan dan Nasehat Dari Orang Lain
Sebagian orang menganggap bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya itu adalah sebagai sebuah penghambat bagi kelangsungan usahanya. Akan tetapi bagi orang yang berfikir normal akan menjadikan kritikan atau bahkan nasehat dari orang lain itu sebagai gurunya yang membimbing dia ke arah sukses. Menerima kritikan berarti menyadari bahwa kita mempunyai kekurangan. Dengan mengetahui kekurangan yang ada pada kita maka kita bisa memperbaiki kekurangan itu. Berterimakasihlah kepada orang yang mau menegur dan mengkritik kita.

13.. Menjalin Kerjasama Dengan Orang Lain
Betapapun pandainya seseorang itu, apabila dia bekerja sendiri maka perjuangannya itu hanya akan sia-sia belaka. Tidak ada seorang pebisnis pun yang mampu bekerja sendiri. Kerjasama dengan rekan, teman, mitra kerja dan klien sangat penting bagi perkembangan suatu bisnis. Merekalah yang akan memberi masukan, saran dan kritik dan membantu di saat-saat sulit. Seorang pebisnis harus mampu menjalin kerjasama dan bergaul untuk menjalin relasi bisnis dengan seluas-luasnya.

14. Berani Menghadapi Kegagalan
Jangan dikira para pebisnis yang telah mapan dan maju tidak pernah mengalami kegagalan. Bahkan mereka pun suatu waktu pernah mengalaminya. Hanya saja mereka tidak pernah putus asa dan terus berusaha sampai sukses.
Orang yang takut gagal adalah orang yang pengecut yang tidak berani melakukan apapun dan kerjanya hanya menghayal saja.

15. Tidak Suka Menunda
Seperti kata pepapatah: “Time is money!” Oleh karena janganlah suka menunda-nunda suatu pekerjaan. Lakukanlah saat ini, sekarang juga selagi ada kesempatan. Menunda suatu pekerjaan berarti adalah suatu kerugian yang akan membuat anda menyesal.


II.   Potensi Kewirausahaan.
Karakteristik Wirausahawan sukses dengan semangat tinggi akan memberikan pedoman bagi analisa diri sendiri. Yaitu :
1. Kemampuan inovatif.
Inovasi memerlukan pencarian kesempatan baru. Hal tersebut berarti perbaikan barang dan jasa yang ada, menciptakan barang dan jasa baru, atau mengkombinasikan unsur-unsur produksi yang ada dengan cara baru dan lebih baik.
2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity).
Ini berarti kemampuan untuk berhubungan dengan hal yang tidak terstruktur dan tidak bisa diprediksi. Karakteristik ini berkaitan erat dengan proses inovatif.
3. Keinginan untuk berprestasi adalah tanda-tanda penting dari dorongan kewirausahaan.
Hal ini menandai para pemiliknya sebagai orang yang tidak mengenal menyerah di dalam mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan sendiri.
4. Kemampuan perencanaan realistis.
Menetapkan tujuan yang menantang dan bisa diterapkan adalah tanda dari perencanaan realistis. Tujuan ditetapkan sesuai dengan tujuan dari Wirausahawan.
5. Kepemimpinan terorientasi pada tujuan.
Wirausahawan membutuhkan aktivitas yang mempunyai tujuan. Semangat yang tinggi memotivasi mereka untuk mengarahkan tenaga mereka dan rekan kerja serta bawahan mereka ke arah tujuan yang ditetapkan.
6. Obyektivitas.
Wirausahawan obyektif di dalam mengarahkan pemikiran dan aktivitas keWirausahaannya dengan cara pragmatis. Wirausahawan mengumpulkan fakta-fakta yang ada, mempelajarinya dan menentukan arah tindakan dengan cara-cara praktis.

7. Tanggung jawab pribadi.
Wirausahawan memikul tanggung jawab pribadi, mereka menetapkan tujuan sendiri dan memutuskan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut dengan kemampuan mereka sendiri
8. Kemampuan beradaptasi.
Para Wirausahawan mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Ketika Wirausahawan terhambat oleh kondisi yang berbeda dari apa yang mereka harapkan, mereka tidak menyerah, namun melihat situasi secara obyektif.
9. Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator.
Wirausahawan mempunyai kemampuan mengorganisasi dan administasi di dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan orang-orang berbakat untuk mencapai tujuan. Mereka menghargai kompetensi dan akan memilih para spesialis untuk mengerjakan tugas dengan efisien.
     III.   Sebelum anda memulai usaha, anda juga harus mempertimbangkan hal penting dalam memulai usaha. Seperti :
1.     Jenis usaha.
2.    Jenis produk
3.    Target konsumen
4.    Lingkungan
5.    Legalitas
6.    Beresiko kecil
7.    Modal



IV . Kiat sukses dalam berbisnis yaitu :
1. Punya Cita-cita yang kuat.
2. Tidak pernah takut untuk GAGAL.
3. Berani Keluar dari Comfort Zone, berani mengerjakan hal-hal yang tidak menyenangkan pada mulanya, mau mengorbankan kesenangan untuk sementara dan setelah itu akan menikmati kesenangan itu untuk selamanya.
4. Bertanggungjawab penuh untuk hasil yang ia dapatkan. Terutama jika gagal tidak menyalahkan siapapun.
5. Tidak pernah menunggu waktu yang menurutnya tepat untuk memulai sesuatu. Sehingga karena menunggu terus, tidak pernah mulai Action.
6. Mampu menyusun target pribadi.
7. Punya rencana kerja dan mengevaluasinya secara berkala.
8. Punya disiplin diri untuk mengerjakan langkah-langkah sesuai target. Jadi apa yang dilakukannya tidak berdasarkan ‘mood’, kadang suka kadang tidak.
9. Tahu cara memilah apa yang penting atau apa yang tidak penting yang dilakukannya, agar tercapai cita-citanya.
10. Selalu melihat keadaan yang tidak menyenangkan yang dihadapinya sebagai sesuatu yang sifatnya sementara dan selalu ada jalan keluar untuk itu.
11. Punya jiwa besar yang selalu memberikan dukungan terhadap orang lain, sehingga mampu melihat kesuksesan orang lain sebagai tantangan/motivasi untuk membuatnya lebih maju.
12. Selalu punya sikap positif terhadap apa yang didapatkannya. Karena di dunia ini dalam setiap hal selalu ada 2 hal yang datang bersamaan, ada positif dan ada negatif.
13. Selalu mampu bersyukur atas apa yang diterimanya. Sehingga mampu menikmati proses demi proses tahapan yang harus dilalui untuk menjadi orang yang sukses Bottom of Form.



BAB III
PENUTUP

Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha, kuatkan tekad anda untuk memulainya dan bersungguh-sungguhlah dalam memulai suatu usaha apapun tanpa berputus asa. sesungguhnya orang yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Dan jangan lupa selalu berdoa dalam memulai suatu usaha.



0 comments:

Posting Komentar

Winnie The Pooh Glitter
/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/toons/too-8/too748.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/toons/too-8/too748.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Template by:

Free Blog Templates